5 – 6 Desember 2015 Pesta Wirausaha Malang – TDA Malang
November 24, 2015
1 Desember 2015 Seminar ‘Pemasaran untuk UMKM’ – Markplus Institute
November 25, 2015

10 (1)

Memulai bisnis tidaklah mudah, karena membutuhkan perencanaan, menentukan beberapa keputusan finasial (karena terkadang dana simpanan diambil ) dan memenuhi beberapa rangkaian prosedur legalitas. Wah, membacanyapun sudah terasa pusing kepala.

Namun jangan khawatir, ada 10 langkah yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan diri ini, memulai bisnis anda, meliputi perencanaan, persiapan dan mengatur bisnis anda.

wishing this

Langkah 1 : TULIS PERENCANAAN BISNIS ANDA (Business Plan)

Perencanaan bisnis haruslah ada, karena merupakan peta bagi kesuksesan bisnis anda. Perencanaan yang baik, meliputi target ke depan kira-kira untuk jangka waktu 3 hingga 5 tahun kedepan, disertai juga dengan pos-pos perencanaan di mana bisnis tersebut akan memperoleh dan memperbesar pendapatannya.

Dalam perencanaan bisnis, Anda perlu memperhatikan agar bisnis plan anda menonjol , caranya adalah menetukan target market Anda dan pilihlah suatu alasan yang tidak bisa ditolak, mengapa mereka harus membeli/bertransaksi dengan Anda.

Misalnya :
1. Pasar yang anda tuju apakah membutuhkan jasa atau produk yang Anda tawarkan?
2. Apakah manfaat yang diberikan, memang susuai dengan kebutuhan konsumen?

Untuk menjawab pertanyaan ini, maka saya minta , anda memperhatikan 3 tips berikut ini:

1. Tanyakanlah kepada diri anda , sebenarnya apa yang hendak saya tawarkan.
Contoh: Anda membuka toko makanan. Perhatikan lokasi tempat, Anda membuka toko makanan tersebut. Apakah makanan yang dijual, sesuai dan cocok dengan orang-orang yang berada di lokasi tersebut? Apabila Anda menjual ayam goreng dan orang-orang yang berada di daerah tersebut mayoritas vegetarian (tidak makan daging), tentunya toko makanan tersebut tidak tepat berada di lokasi ini.

2. Fokus terhadap hal yang khusus, biasanya bagus untuk pebisnis awal.
Sebagai contoh : di lokasi tempat Ibu A membuka tokonya, banyak toko-toko lain yang menjual boneka, maianan anak , bantal . maka Ibu A-pun memfokuskan tokonya, pada pengiriman. Otomatis, saat ada pembeli yang membeli dalam jumlah banyak, produk-produk, akan pergi ke toko Ibu A untuk mengurus pengirimannya.

3. Tentukan “niche” Anda
Niche bisa dijabarkan, sebagai kata pengkhususan atau suatu kata yang penting untuk mencapai target marketing.

(bersambung)

Sumber : SBA

tips bisnis/November2015

 

Share yuk ...
X