
Tips Bisnis
Dibantu Mentor, Bisnis Jadi Lebih Gampang
Oleh : Admin
Senin, 08 Juni 2009 13:30 WIB
.
Istilah mentor bisnis atau business coach baru dikenal dalam dunia bisnis
belakangan ini. Padahal prakteknya sudah lama dilakukan secara tidak sengaja
di lingkungan bisnis. Mentor bisnis adalah seorang pelaku bisnis yang telah
berpengalaman kemudian membagikan ilmunya kepada pebisnis yang baru mulai
usaha. Di masyarakat kita banyak dipraktekkan misalnya seorang ayah yang
membimbing anaknya atau seorang paman membimbing keponakan.
Kenapa kita perlu mentor?
Dengan bimbingan seorang mentor si pemula bisa belajar dan menduplikasi
dari pengalaman sukses sang mentor. Jadi si pemula bisa mengurangi risiko
kesalahan bila melakukan dengan caranya sendiri melalui coba-coba. Dengan
demikian dia bisa menghemat waktu, uang dan tenaga yang terbuang bila harus
coba dan gagal (trial and error).
Dalam dunia bisnis modern, cara ini banyak dipraktekkan. Contohnya dalam
bisnis pemasaran jaringan atau multilevel marketing dan bisnis waralaba. Di
bisnis MLM, keberhasilan seseorang sangat ditentukan dari sejauh mana ia
bisa mencontoh dari seniornya yang sudah lebih dulu berhasil. Begitu pula di
bisnis waralaba. Kita tinggal mencontoh sistim bisnis yang telah teruji
berhasil selama ini.
Bagaimana caranya mencari mentor?
Belajar kepada kerabat dekat atau atasan. Cara ini banyak dipraktekkan di masyarakat kita. Misalnya seorang kemenakan
belajar kepada pamannya, atau seorang pengusaha yang sudah sukses kemudian
membimbing karyawannya. Biasanya orang yang sudah sukses dengan suka rela
membagikan ilmunya. Orang yang sudah sukses biasanya punya sifat
keberlimpahan (abundance). Dia senang bersedekah, memberi ilmu kepada orang
lain dan sebagainya. Cara belajar inilah yang paling efektif, karena belajar
secara langsung. Sudah banyak kita saksikan contoh sukses melalui cara ini.
Mempunyai mentor pribadi
Sudah menjadi tren belakangan ini, yaitu mempunyai mentor pribadi yang
bertindak sebagai guru pribadi yang akan mengajari kita seluk-beluk bisnis
yang tidak kita ketahui. Dengan pertemuan rutin, seorang mentor akan
membimbing selangkah-demi selangkah muridnya untuk menjalankan bisnis. Sudah
ada beberapa lembaga dan pribadi yang melakukan hal ini di Indonesia,
seperti: Tung Desem Waringin, Action International (Brad Sugars), Jaringan
Pengusaha Muslim Indonesia (JPMI), Entrepreneur University, PT. Menara Kadin
Indonesia, dll. Bisnis saya kembali sehat setelah dibimbing secara pribadi
oleh Bapak Tung Desem Waringin. Terima kasih Pak Tung!
Melalui buku, kaset atau internet
Bisa melalui buku-buku, audio book atau website dari orang yang telah sukses
kita bisa memperoleh banyak pelajaran berharga. Contohnya: Jay Conrad
Levinson (Penulis buku Guerilla Marketing), Michael E. Gerber (Penulis buku
E-Myth), Anthony Robbins (Penulis Awaken the Giant Within), Harvey Mackay,
Brian Tracy, Zig Ziglar, dll. Saat ini di radio juga banyak mentor yang
siaran melalui radio seperti di SmartFM, Pas FM, Ramako dll.
Melalui seminar atau pelatihan
Hampir tiap minggu seminar bisnis dan pengembangan pribadi banyak
diselenggarakan di Indonesia. Kita bisa memperoleh banyak pelajaran darinya.
Seminar-seminar dan pelatihan yang diselenggarakan oleh pembicara seperti
Tung Desem Waringin, James Gwee, Kafi Kurnia, Hermawan Kartajaya, Ary
Ginanjar, Mario Teguh, Rhenald Kasali, begitu diminati saat ini.
Apakah menggunakan mentor pasti sukses?
Tidak, kalau nasihat mentor
tersebut tidak anda lakukan. Pada saat mulai mentoring , saya banyak
menganalisa dan membantah. Saya sering mengatakan bahwa idenya mentor itu
mustahil atau tidak masuk akal. Akhirnya setelah saya mulai ‘nurut’, nggak
banyak mikir dan punya sikap mau mencoba, maka hasilnya mulai terlihat.
Kesimpulannya, saat ini begitu gampang untuk menjadi sukses, karena
sumber-sumber ilmunya berlilmpah. Buku, internet, majalah, radio, seminar,
pelatihan mengenai pembelajaran bisnis banyak tersebar. Tinggal dipungut.
Tidak seperti dulu, waktu saya kuliah, sangat sulit mencari sumber-sumber
pengetahuan bisnis praktis seperti saat ini. Untungnya, saya sempat ikut MLM
yang cukup banyak membantu saya mengembangkan pribadi dan wawasan bisnis.
Semoga bermanfaat .
(wls)
Kamis, 02 Juli 2009 11:43 WIB
Betul sekali pak. Kita lahir sebagai bayi, perlu orangtua untuk membesarkan dan menunjukan arah yang benar.
Minggu, 28 Juni 2009 09:37 WIB
terima kasih tips dan triknya....
Senin, 22 Juni 2009 11:29 WIB
Terima kasih atas ilmu dan infonya ,,,
salam kenal dari ku...
wasalam
Jumat, 19 Juni 2009 22:24 WIB
Sangat inspiratif... Pelatihan singkat untuk hasil yang selamanya. Maju terus dunia bisnis Indonesia....!!!
www.reliefjayamotor.blogspot.com
Jumat, 19 Juni 2009 16:41 WIB
Tulisan yang bagus dan sangat menginspirasi
Jumat, 19 Juni 2009 16:39 WIB
Betul sekali dengan memiliki mentor yang tepat bisnis kita jadi lebih terarah dan mengurangi resiko kegagalan.
Kamis, 18 Juni 2009 15:11 WIB
perlu motivasi untuk memulai usaha ,dan perlu meminimalkan resiko jg sehingga kita perlu mentor. kadang kita lupa perjalanan berdarah2 seorang enterpreneur selama menuju sukses nya itu dan kita hanya ngiler dan terkagum2 hanya dengan melihat kesuksesan nya saja dan berharap sukses itu datang segera menghampiri kita . tapi bersama komunitas TDA kita banyak menemukan para mentor kan..termasuk saya yang perlu banyak belajar dan belajar di sini ..
Kamis, 18 Juni 2009 12:43 WIB
Amat bermanfaat tipsx cuma bidang bisnis apa ya tepatx ?
Jadi ingin mentoring.....dengan P.Tung, apa syaratx, bagaimana? Tks atas balasannya!
Wassalam, Abi
081342940059.
Rabu, 17 Juni 2009 16:42 WIB
Sebagai motivator usaha terkadang para mentor tersebut bolehlah kita kasih acungan jempol tapi kalo mereka membuka dan menjalankan usaha sendiri ternyata banyak juga usaha mereka (mentor) yang pada kolaps (tapi tidak semua mentor lho!) bahkan hasil usahanya jauh lebih buruk daripada mereka (pengusaha otodidak/kecil) yang sebelumnya bahkan tidak pernah menggunakan jasa mentor. Artinya untuk sekedar menjadi bahan renungan, nasehat, teman diskusi dan 'sleeping partner' rasanya jasa mentor boleh-boleh saja kita gunakan tapi jangan terlalu mengandalkan nasehat mentor saja dalam bekerja tapi gunakan juga kekuatan insting dan naluri bisnis alamiah yang saudara miliki dalam menjalankan usaha sendiri. Teori itu mudah bung, prakteknya yang susah kan?
Selasa, 16 Juni 2009 18:48 WIB
saya mohon bantuan bimbingan usaha awal bagi pemula dan bagaimana cara memperoleh modal sering bingung karena mana ada orang yang percaya orang yang belum kelihatan usaha sedangkan saya punya tempat usaha,terima kasih kepada bapak yangmau membantu saya
Selasa, 16 Juni 2009 11:18 WIB
Alhamdulilah,sedikit-sedikit dapat ilmu, terima kasih.
Minggu, 14 Juni 2009 20:20 WIB
Artikel yang sangat menarik...sesuai dgn misi TDA saya kira "diatas" ngak mesti harus berupa materi. Tapi yang penting juga adalah "Nasehat/ilmu" buat yang baru/belum mampu. Secara pribadi kami bersedia sebagai mentor buat 1-5 Calon netprenur yang ingin ditentor. Bagi yang berminat kirim e-mail ke garuda_sm@yahoo.com. Syarat : Umur 18 - 24 tahun, pantang menyerah, dan mau belajar. Salah satu mantan tentor kami www.vouchermurah.com thx
Selasa, 09 Juni 2009 12:55 WIB
TERIMA KASIH untuk info pengalamannya....salam sukses dari rahmatbonus.
Senin, 08 Juni 2009 20:59 WIB
Bangsa kita banyak membutuhkan orang-2 yang ringan tangan untuk membantu saudara kita yang belum berhasil/belum menemukan peluang usaha yang cocok untuk digeluti. Saat ini untuk usaha kita memang perlu mentor untuk membimbing, atau ATM saja (Amati Tiru dan Modifikasi). Sudah hampir 13 th saya berusaha di bidang Kerajinan Kulit, yaa.. ATM saja