Mau Menjadi Korban Perubahan atau Pemimpin Perubahan ? #PWChangedMyLife
March 21, 2014
Magic Moment #PWChangedMyLife
March 25, 2014

Bersama TDA Menuju Sukses #PWChangedMyLife

southiljpg

Aditya Hayu Wicaksono
Direktur Keuangan TDA

TDA telah mengubah bisnis saya. Semenjak saya menghadiri Milad TDA, atau sekarang dinamakan Pesta Wirausaha pada tahun 2009, sampai dengan sekarang saya masih aktif dengan TDA. Ketika Milad 2009 saya dapat merasakan bagaimana atmosfer kekeluargaan ala TDA yang tidak pernah saya dapatkan di komunitas yang lain. Kehangatan, persahabatan serta semangat kewirausahaan yang bergelora untuk memajukan keluarganya, orang-orang terdekat serta bangsanya.

Sebelum mengenal TDA, saya seperti jalan tiada arah. Saya hanya tahu bekerja, bekerja dan bekerja, sedangkan semenjak lulus kuliah saya tidak pernah kerja kantoran dan kita seperti berjalan dengan mata tertutup tanpa ada yang menuntun. Yang ada hanya lelah dan tidak menghasilkan apa-apa. Namun suatu ketika mas Andi Sufariyanto yang merupakan sahabat saya sejak kuliah, mengajak saya untuk hadir di Jakarta ikut acara Milad TDA. Waktu itu di mana ya tempatnya? Saya lupa. Yang saya tahu Mas Andi ini sudah lebih dulu ikut milis TDA dan bahkan menjadi ketua TDA Surabaya.

Lalu ketika menghadiri Milad, saya sangat terkesan dengan para militan TDA, dan dengan tamu-tamu yang hadir, seperti Bob Sadino, Tung Desem Waringin dan lain sebagainya. Seakan di-charge lagi ketika balik ke Surabaya dan saya bilang ke mas Andi kalau saya ingin aktif. Dimasukkanlah saya di jajaran pengurus TDA Surabaya. Saya kemudian ikut aktif sambil menjalankan bisnis. Dan pada akhirnya seiring saya membuka café pada akhir 2010 saya didaulat untuk menggantikan mas Andi menjadi Ketua TDA Surabaya dan berakhir Mei 2013 serta saat ini menjadi salah satu pengurus pusat TDA Nasional.

Di TDA saya mengenal istilah Give and Take. Di TDA saya mengenal istilah Hanya Memberi Tak Harap Kembali. Di TDA saya mengenal istilah Menabung Kebaikan. Dan banyak lagi yang lainnya. Yang pasti teman teman TDA seantero Nusantara merupakan keluarga besar yang siap menyambut kita jika kita bermain di daerah daerah. Entah di Batam, Ternate, Medan, Makassar, Tegal, Semarang, Bandung dan lain sebagainya.

Sebagian besar link saya dapatkan dari TDA. Terutama untuk bisnis. Teman teman pengurus wilayah yang luar biasa berkorban untuk memajukan TDA tanpa melihat bisnisnya, bahkan terkadang memberikan materi jika perlu. Teman-Teman pengurus pusat yang sangat-sangat humble serta luar biasa militannya untuk menghidupkan acara TDA Nasional.

Di sinilah saya belajar untuk menang, di sinilah saya belajar, bisnis itu sangat erat sekali kaitannya dengan hubungan antar manusia serta dengan Tuhannya. Di sini kita di ajarkan bahwa bisnis adalah untuk negara dan bangsa, tanpa maksud politis atau materi tertentu. Di sini kami berjuang untuk maju, demi anak, suami/istri, karyawan, dan orang-orang yang kita cintai.

Di Pesta Wirausaha 2010, 2011, 2012 dan yang terakhir 2013 tiada kata yang bisa terucap melainkan “luar biasa”. Pelajaran yang kita dapatkan dari mentor-mentor pengusaha dan apalagi keiklasan kita sebagai pengurus wilayah yang menjadi “pelayan” dan tidak sempat untuk melihat seperti penonton seperti biasanya.

Kalau sebelum kemerdekaan banyak pergerakan nasional seperti Boedi Oetomo, Muhammadiyah, Nahdatul Ulama, dan lain sebagainya, namun setelah kemerdekaan belum ada pergerakan seperti pendahulu kita. Saya berharap TDA merupakan wadah pergerakan untuk menuju kemerdekaan ke dua bangsa ini. Semoga dan Insya Allah terwujud.

 

Aditya Hayu Wicaksono
Direktur Keuangan TDA
@adithw

 

Share yuk ...
X