Core Values
July 25, 2013
Evaluasi Diri di Bulan Rezeki – TDA Tangerang
July 29, 2013

TDA Lampung Jemput Donasi 24 Jam

TDA Lampung

Bulan Ramadan dijadikan momentum bagi semua orang untuk berbagi. Termasuk juga komunitas Tangan di Atas (TDA) Lampung dan Dompet Peduli Umat Daarut Tauhid (DPU DT) dengan menggelar acara berbuka puasa bersama anak yatim.

Minggu 21 Juli 2013 lalu, Bambu Kuning Square (BKS) tak seperti biasanya. Ya, meski menjelang sore, tidak ada lagi aktivitas perdagangan pakaian. Namun, gedung yang berlokasi dekat Stasiun Kereta Api Tanjungkarang ini sangat ramai.

Ternyata, di aula gedung itu tengah diadakan acara Berbuka Bersama Anak Yatim (Bersahabat) TDA Lampung dan DPU DT. Sebanyak 510 anak yatim, piatu, dan duafa berkumpul di aula yang dapat menampung seribu orang tersebut.

Anak-anak itu berasal dari 10 panti yang ada di Bandarlampung dan sekitarnya. Berbagai sajian acara diberikan oleh panitia. Mulai pertunjukan drama dari rumah belajar, nasyid, serta dongeng tentang hari kiamat.

Panitia juga menyelipkan sosok inspirasi, yakni Andi, seorang pedagang tunanetra keliling. Meski dalam kondisi tidak bisa melihat, Andi yang sudah berkeluarga ini tetap semangat berdagang keliling untuk menghidupi anak dan istrinya.

Selain menyediakan makanan berbuka puasa, panitia juga telah mempersiapkan bingkisan untuk seluruh anak yatim dan piatu. Bukan hal yang mudah untuk panitia menyiapkan itu semua dengan jumlah mencapai 500 paket. Terlebih, ini merupakan acara dengan jumlah peserta terbanyak selama tiga tahun terakhir digelar. Sebab biasanya hanya 200 hingga 300 anak.

Tentunya, biaya yang dibutuhkan sangatlah besar. Dana ini dikumpulkan oleh panitia melalui donatur yang ada di Bandarlampung dan sekitarnya. Dihimpun sejak memasuki Ramadan, seluruh sedekah yang masuk untuk acara ini. Namun tetap butuh perjuangan yang cukup besar bagi panitia guna mengumpulkannya.Ketua panitia acara Joni Susanto mengatakan, acara ini memang dilakukan setiap tahun di bulan Ramadan. Namun tahun ini sedikit berbeda. Sebab selain dilaksanakannya berduet dengan Komunitas TDA Lampung juga menghadirkan jumlah anak yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Kalau ditanya dana, ratusan juta pastinya yang kami butuhkan. Dan H-5 acara, kami baru mendapatkan lima puluh persen. Butuh kerja dan berpikir keras untuk memenuhi kekurangannya. Dengan 65 orang dari TDA dan DPU DT, semuanya bergerak. Menjemput donasi ke berbagai penjuru. Kami manfaatkan jaringan kami. Tak hanya instansi swasta, instansi pemerintahan pun kami berdayakan,” urai Joni.

Menurutnya, tim siaga 24 jam menjemput donasi yang disebut SLJD atau sambungan langsung jemput donasi. ’’Bahkan ada seorang anggota kami, ibu Nana (koord. Divisi Focus Group Discussion TDA Lampung), yang kecelakaan saat akan menjemput donasi dari donatur. Dan berkah Ramadan serta kuasa Allah, H-1 acara, dana yang kami butuhkan terkumpul. Alhamdulillah juga surplus. Ini benar-benar keajaiban Allah,” katanya.

Joni menambahkan, acara itu tak hanya berhenti di sini. Sebab setelah acara ini, terdapat kegiatan bina yatim, yakni pembinaan untuk mereka secara berkala, dengan kegiatan belajar kelompok, mengaji, juga program beasiswa. “Dengan acara ini, kita tumbuhkan kebersamaan. Merasakan rasa mereka yang terkadang susah untuk makan makanan yang enak. Kita berbaur bersama di sini sekaligus bersilaturahmi,” katanya.

 

Share yuk ...
X