11 Desember 2015 Talkshow ‘Panen Duit Dari Internet’ – TDA Jakarta Utara Forum
December 10, 2015
19 Desember 2015 TDA Camp Kab. Bogor
December 10, 2015

community-group

 

Manusia adalah makhluk sosial, perlu bersosialisasi dan berinteraksi satu dengan lainnya. Menyadari hal itu, karenanya saya pun banyak mengikuti beragam komunitas yang memperjuangkan dan menggerakkan nilai-nilai positif serta memiliki impact massif kepada banyak pihak.

Satu diantaranya komunitas TDA, dari mulai mengenal, join milist, menjadi silent reader dan kemudian ikut kegiatan di Klub Property , sampai akhirnya ‘terjerumus’ aktif adalah fase dan record¬† terpanjang dan terlama yang dibukukan saya dengan komunitas ini. Saking aktifnya, anak sayapun ketika ditanya gurunya, “Ayahnya kerja di mana? Dijawab olehnya, di TDA” hahaha (Tepok Jidat)

Pertanyaannya, “Kenapa TDA mas ??” Pertanyaan sederhana tapi kok bingung jawabnya, mungkin saking banyak alasan, nilai dan suasana berbeda yg didapat oleh saya dibanding komunitas-komunitas lain yang saya ikuti.

Nama komunitas ini terlalu filosofis kalau dikaitkan dengan core activity or movementnya tentang kewirausahaan/bisnis, yakni “Tangan Di Atas”. Mungkin justru di situ kesan pertamanya, yang diusung adalah kemuliaan dan memuliakan, mengangkat derajat anggotanya, membantu mereka tumbuh, menjadi sahabat baru yang menemani perjuangan mewujudkan mimpi dan prestasi.

Hmmmm, ” masak sih??”, pertanyaan lainnya muncul, seolah meragukan dan merontokkan kesan dan harapan. Eh nyatanya “tidak”, makin diikuti makin menguat keyakinan saya…komunitas ini ‘beda’. Dari sejak TDB sampai saat ini full TDA, komunitas ini benar-benar mewarnai perjalanan hidup saya. Berbagi inspirasi, informasi, resources, skill, network, supplier dan lain-lain mengalir bebas menerabas tanpa batas. Semua pertanyaan yang muncul tentang kendala, hambatan dan masalah terjawab tuntas. Karena apa? Karena mereka ingin yang ada di komunitas tersebut menjadi ‘Tangan Di Atas’, membantu yang lain mewujudkan mimpi-mimpi mulianya. Small winning, Big winning, silih berganti di-posting oleh para member mewarnai interaksi di milist, kopdar. Kebahagiaan seorang member, jadi kebahagiaan komunitas ini. Seru dan Mengharukan.

Beberapa hari lalu dalam obrolan khas ala komunitas ini disela-sela acara, saya mendengar cerita dari seorang Ketua Wilayah yang dengan spirit berbaginya, mem-broadcast banyak info tentang kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat TDA, kemudian ada yg merespon merasa terganggu dan diingatkan. Direspon balik oleh beliau ini, bahwa ia hanya ingin berbagi manfaat dengan broadcast tersebut, karena ia menyadari hanya broadcast itu kemampuan terbaik yang bisa ia lakukan saat itu dan mengakui ia mungkin tidak lebih hebat dari sosok yang komplain tersebut. Kemudian yang menarik, sang Ketua Wilayah mengundang yang bersangkutan dan memuliakannya sebagai pembicara agar bisa sama-sama berbagi dan menebar manfaat. Luar biasaaa! respon yang tidak saya kira dari Ketua wilayah ini, sejak saat itu mereka jadi lebih dekat dan seperti keluarga hingga saat ini.

Satu episode lagi dalam komunitas ini saya temukan, pernah ada yang bertanya dengan nada komplain, ” TDA itu katanya berbagi, kok sekarang event-event yang ada bayar sih, terus ada yang mahal lagi??” Hmmmm….gimana jawabnya ya, padahal pun berbayar di TDA hanya sekedar urunan untuk cover kebutuhan bersama acara tersebut, bahkan kalaupun dibanding acara sejenis diluaran sana, biayanya masih jauh lebih murah. Terus apa ruginya (dengan membayar)?

Suatu ketika ada jawaban sederhana dan pas yang saya dengar dari salah satu sesepuh dan ‘pembesar’ TDA dalam sebuah kesempatan, ” Agar tidak ada pihak yang merasa disubordinat”. Nah…sebuah jawaban yang sangat sederhana tapi dalem….hehehehe, para pihak jadi sama-sama mulia, sang pembicara berkontribusi memberi ilmu dan experiencenya dan peserta berkontribusi dalam mencover biaya operasional penyelenggaraanya serta dapat ilmu baru.

So my friend, saat ini kita ada dalam komunitas yang tepat, rumah yang menaungi, rumah tempat kita tumbuh dan saling memuliakan.

Jikapun ada cela, selalu siapkan ruang untuk saling memperbaiki dan berbesar hati. Agar keindahan dan kebersamaan ini terus terjaga serta bertumbuh mengantarkan TDA menjadi komunitas yang saling memuliakan.

Salam Mulia, Satu Jiwa…

Herri Setiawan,
sekretaris Jendral TDA 4.0

Follow me @herrisetiawan
Blog www.herrisetiawan.com
www.semestaland.com | @semestaland
www.warungkebun.com | @warungkebun
www.de-CoMa.com |@de_CoMa

kolom/member/desember2015

Share yuk ...
X