Persiapan Pesta Wirausaha TDA Bekasi dalam Rangkaian Pesta Wirausaha 10 Kota di Indonesia
October 18, 2013
Seminar 'Finansial Freedom' Ala Robert Kiyosaki – TDA Ternate Forum #2
October 20, 2013

online marketing techniquesBaru saja pulang dari ‘pengajian online’ (pengajian yang dihadiri oleh beberapa pebisnis online) yang sudah beberapa kali diadakan. Saat itu yang datang adalah saya, Rozy, Mofied dan tuan rumah Annas Ahmad, semua adalah teman teman di komunitas TDA. Ini adalah acara non formal tetapi menjadi sangat ditunggu-tunggu oleh membernya, karena setelah selesai pengajian biasanya dilanjut praktek di tempat masing-masing dan akan dibahas di pengajian berikutnya.

Malam itu yang dibahas adalah bisnis masing-masing yang beragam, ada pedagang kostum bola, pebisnis IT, bisnis pembasmi rayap, bisnis sulap, pedagang sandal, bisnis herbal ‘lamandel’, agen tupperware dan penjual herbal Tahitian Noni.

Diskusi lebih banyak fokus ke pembahasan masing-masing akun Google adwords dan Google analytics. Ada banyak materi yang muncul setelah terjadi diskusi dan kebetulan memang semuanya sudah memasang adwords dan analytics jadi lebih gampang nyambung.

Fitur Google analytics seperti page analytics ternyata bisa membuat teman saya Rozy dan Mofied harus putar otak untuk mengubah alur websitenya karena setelah dilihat, website-nya ternyata masuk golongan ‘acak-acakan’.

Saat itu saya kasih contoh di toko online saya yang sudah saya tata rapi berdasar traffic adwords dan analisis situs dalam beberapa hari yang berefek ke peningkatan penjualan. Parameter untuk menentukannya bisa dilihat berdasar keywords, prosentase klik di menu, hyperlink di landing page dan yang terpenting adalah kita harus segera mengubah jika memang tidak efektif atau ada banyak “sampah” yang muncul di landing page kita yang bisa membuat bingung pengunjung.

Fitur Goals juga menjadi menarik karena kita bisa menentukan seberapa efektif menu dan landing page yang telah kita pasang. Biasanya ini dipasang di menu pemesanan, produk dll yang berguna untuk menentukan seberapa besar investasi yang telah kita tanamkan di Google Adwords dibandingkan jumlah klik yang masuk.

Google juga menutup beberapa keywords yang kayaknya potensial jika kita menggunakan organic search atau SEO (Search Engine Optimization) dan kita diarahkan untuk menggunakan iklan berbayar (Pay per Click) karena semua info jelas terbaca.

Setelah dilihat sebetulnya dari segi bisnis semuanya masih oke, masih bisa berjalan normal bahkan ada web salah satu member yang mempunyai pengunjung ribuan tetapi belum optimal dalam mengonversi prospek (lead) menjadi customer. Antara online dan offline harus jalan beriringan dan kita harus bisa membaca tren masing-masing agar penerapannya bisa lebih maksimal.

Contoh simpel, jika ada salah satu keyword misal kaos yang banyak masuk ke Google Adwords lalu dilihat di Google Analytics ternyata dia juga meng-klik halaman yang berhubungan dengan kaos maka produk kaos harus kita kuatkan secara offline dengan catatan calon klien juga menghubungi kita via email atau telpon. Sangat banyak sekali yang bisa di-sharing saat pengajian dan PR selanjutnya adalah merapikan sistem bisnis yang ada.

Acara yang dimulai pukul 19.30 akhirnya harus berakhir pukul 22.30 karena sudah sangat capek banget setelah seharian beraktifitas dan ditambah ‘beban’ otak untuk menerima perubahan di dunia periklanan online.

Materi pengajian online berikutnya biasanya tidak akan beda jauh dari materi sekarang tetapi akan lebih kaya karena  materi yang kemarin sudah dipraktekkan.

 

Rawi Wahyudiono
http://prakom.com
http://tahitiannoniasli.com

 

Share yuk ...
X